7 Kebiasaan ini yang Dapat Merusak Otak Anda

Tanpa kita sadari, ternyata kita sering melakukan berbagai kebiasaan yang merusak otak. Lebih parahnya lagi, sering kita anggap sebagai sesuatu yang wajar. Padahal, kebiasaan tersebut dapat mempengaruhi kinerja otak kita. Otak yang seharusnya dapat berfungsi secara maksimal menjadi tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Apa sajakah kebiasaan sehari-hari yang dapat membuat otak tidak dapat berfungsi secara maksimal tersebut?

Kebiasaan yang Merusak Otak tanpa Kita Sadari

1 ) Kurang istirahat

Kurang istirahat jelas memiliki dampak yang tidak baik terhadap tubuh manusia secara umum. Seperti halnya bagian tubuh manusia yang lain, otak memerlukan istirahat pula. Dalam keadaan terjaga, aktivitas otak sangatlah berat karena harus mengatur segala sesuatu pada tubuh manusia. Ketika sedang tidur, aktivitas otak jauh lebih banyak berkurang. Oleh karena itu, tidur merupakan cara terbaik untuk menjaga kinerja otak agar tetap dalam keadaan prima. Apabila kita kurang tidur, maka otak dipaksa untuk beraktivitas secara berlebih. Tidak mengherankan apabila kebiasaan ini dapat menyebabkan penurunan kinerja otak secara signifikan.

2 ) Menutup kepala saat tidur

Agar dapat tidur dengan nyenyak, banyak orang yang sengaja menutup kepala agar terasa lebih nyaman. Sayangnya, tidak banyak yang tahu bahwa menutup kepala saat tidur merupakan salah satu kebiasaan yang merusak otak. Ketika kepala di tutup, maka konsentrasi gas karbondioksida di sekitar kepala akan meningkat. Hal ini akan dapat mempengaruhi kesehatan otak.

3 ) Tidak sarapan

Karena terburu-buru untuk melakukan aktivitas sehari-hari, terkadang kita melupakan sarapan. Padahal, sarapan pagi sangat penting untuk tubuh kita. Terkait dengan kesehatan otak, sarapan merupakan sumber dari berbagai nutrisi dan mineral penting. Ketika kita tidak sarapan, baik sengaja maupun tidak,kadar gula dalam darah akan menurun dengan drastis. Oleh karena itu, pasokan nutrisi pada otak akan menurun. Tidak mengherankan bahwa beberapa orang akan mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi ketika mereka tidak sarapan.

4 ) Terlalu banyak makan

Di sisi lain, mengonsumsi terlalu banyak makan juga merupakan kebiasaan yang merusak otak. Makanan yang berlebih, terutama yang mengandung lemak, akan menimbulkan terjadinya timbunan lemak pada dinding bagian dalam pembuluh darah. Apabila pembuluh darah tersebut menyempit, maka tekanan darah akan naik dan pasokan darah ke otak menurun. Akibat dari peristiwa ini, otak tidak dapat berfungsi secara maksimal.

5 ) Konsumsi gula berlebih

Untuk dapat berfungsi secara maksimal, otak memerlukan pasokan nutrisi dalam jumlah yang cukup. Meskipun kita sudah mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi, bukan berarti pasokan nutrisi ke otak akan tercukupi begitu saja. Beberapa orang menderita gangguan pada penyerapan nutrisi. Gangguan ini disebabkan karena konsumsi gula yang berlebihan. Gula yang dimaksud di sini bukan hanya jenis gula yang kita masukkan ke dalam minuman, akan tetapi juga pada jenis makanan lain.

6 ) Merokok

 

Banyak yang sudah mengetahui bahwa merokok tidak baik untuk kesehatan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa merokok adalah kebiasaan yang merusak otak? Selain merusak paru-paru dan sistem pernafasan secara umum, merokok dapat menyebabkan penyusutan volume otak. Beberapa penderita penyakit Alzheimer adalah perokok. Alzheimer sendiri adalah salah satu jenis gangguan kinerja otak.

7 ) Jarang berkomunikasi

Komunikasi merupakan salah satu cara agar kita dapat terhubung dengan orang lain. Untuk dapat berkomunikasi dengan baik, kita memerlukan otak yang dapat bekerja sesuai dengan kebutuhannya. Sering berkomunikasi, baik secara verbal maupun non-verbal dapat mengasah kemampuan berpikir otak agar senantiasa tajam dan kritis. Sebaliknya, jarang berkomunikasi adalah kebiasaan yang merusak otak karena kemampuan intelektualitas otak menjadi tidak terasah.